Berita

Dewan Kawasan KPBPB Bintan dan Karimun Tampil di Invesment Expo 2026 Batam, Kenalkan Potensi KPBPB dan Peluang Investasi

Dewan Kawasan KPBPB Bintan dan Karimun Tampil di Invesment Expo 2026 Batam, Kenalkan Potensi KPBPB dan Peluang Investasi   Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul BP Tanjungpinang Tampil di Expo 2026 Batam, Kenalkan Potensi KPBPB dan Peluang Investasi

Dewan Kawasan KPBPB Bintan dan Karimun Tampil di Invesment Expo 2026 Batam, Kenalkan Potensi KPBPB dan Peluang Investasi

Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan dan Karimun turut berpartisipasi dalam ajang bergengsi Indonesia Tourism & Trade Investment Expo 2026 yang digelar selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Agustus 2026 di Mega Mall Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Partisipasi ini menandai keikutsertaan BP Tanjungpinang dalam rangkaian peringatan 24 tahun penyelenggaraan pameran berskala nasional tersebut.

BP Tanjungpinang (Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang) adalah lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaan, pengembangan, dan investasi di wilayah Free Trade Zone (FTZ) atau Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas di bawah yurisdiksi Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Lembaga ini beroperasi di bawah binaan Dewan Kawasan (DK) Bintan dan Karimun yang diketuai oleh Gubernur Kepulauan Riau, serta bersinergi langsung dengan Pemerintah Kab/Kota.

Mengusung semangat "Towards a Successful Future for All Indonesian Entrepreneurs, Products and Creativity", kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi potensi daerah, mendorong masuknya investasi berkualitas.

Serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kreativitas di Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui kehadiran di pameran ini, Dewan Kawasan membuka ruang interaksi langsung dengan para pelaku usaha dan investor guna memaparkan keunggulan geografis, kemudahan perizinan, serta peluang pengembangan yang tersedia di kawasan KPBPB Bintan dan Karimun

Berbagai sektor unggulan ditampilkan, mulai dari pariwisata, perdagangan, jasa kemaritiman, hingga industri kreatif dan pengembangan sumber daya manusia.

Diharapkan, partisipasi ini tidak hanya memperkenalkan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan dan Karimun saja, tetapi juga melahirkan kerja sama yang saling menguntungkan, memperkuat perekonomian daerah, serta membawa dampak positif bagi masyarakat Kepri secara berkelanjutan.