DKPBPB-BK – Dalam upaya memperkuat sinergi dan efektivitas pelaksanaan program di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) wilayah Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun, telah digelar rapat sinkronisasi bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Bapak Ansar Ahmad, S.E., M.M.
Rapat yang berlangsung di kantor Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau ini dihadiri oleh perwakilan BP KPBPB dari ketiga wilayah serta jajaran pemerintah provinsi dan instansi terkait. Fokus pembahasan adalah koordinasi pelaksanaan program pembangunan, investasi, dan pengelolaan kawasan agar berjalan selaras dan mendukung target pertumbuhan ekonomi regional.
Gubernur Ansar Ahmad, S.E., M.M. menegaskan pentingnya kolaborasi antarwilayah KPBPB untuk meningkatkan daya saing dan menarik investor, sekaligus memastikan program yang dijalankan dapat memberi dampak positif langsung bagi masyarakat dan pengembangan infrastruktur kawasan.
“Kita harus memastikan semua program berjalan terintegrasi, tanpa tumpang tindih, dan fokus pada peningkatan ekonomi yang inklusif. Kawasan KPBPB Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun memiliki potensi besar yang harus kita optimalkan bersama,” ujar Gubernur Ansar Ahmad.
Dalam rapat tersebut juga dibahas evaluasi capaian program sebelumnya, kendala yang dihadapi, serta perencanaan langkah strategis ke depan, termasuk peningkatan fasilitas pelabuhan, pengembangan kawasan industri, serta penyederhanaan proses perizinan.
Perwakilan BP KPBPB menyambut baik arahan Gubernur dan menyatakan komitmen untuk terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya guna mempercepat realisasi program dan kegiatan di kawasan FTZ.
Rapat sinkronisasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi pembangunan antarwilayah KPBPB serta mendukung visi Provinsi Kepulauan Riau sebagai pusat perdagangan dan investasi strategis di Indonesia.



